Text
Klasifikasi Kelayakan Dan Kualitas Lahan Penanaman Bawang Merah Menggunakan Metode Naive Bayes Pada Badan Peyuluh Pertanian Anggeraja Kab. Enrekang
Sistem informasi yang memanfaatkan teknologi komputer modern memiliki peran krusial dalam pengolahan data yang efisien, terutama dalam sektor pertanian. Di Enrekang, Sulawesi Selatan, bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan komoditas unggulan yang keberhasilannya sangat bergantung pada kelayakan dan kualitas lahan. Namun, komunitas pertanian di Kecamatan Anggeraja menghadapi masalah variasi signifikan dalam tingkat keberhasilan panen, yang sering kali mengakibatkan hasil yang tidak optimal. Kualitas lahan, dipengaruhi oleh
faktorfaktor seperti pH tanah, ketinggian, suhu, kemiringan, dan pencahayaan. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi kualitas lahan untuk penanaman bawang merah menggunakan metode Naive Bayes, yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan JavaScript. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi jurnal. Representasi sistem dilakukan dengan menggunakan diagram UML, yang mencakup use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram. Hasil pengujian alpha menunjukkan bahwa sistem telah lulus uji fungsionalitas dan kemudahan penggunaan. Pengujian beta mengungkapkan bahwa mayoritas responden menilai antarmuka aplikasi sebagai "sangat bagus" (72,5%) dan "bagus" (27,5%), tanpa ada responden yang menilai "kurang bagus" atau "tidak
bagus." Selain itu, hasil pengujian dengan metode Naive Bayes menunjukkan akurasi 100%, menandakan bahwa sistem dapat mengklasifikasikan kualitas lahan penanaman bawang merah dengan sangat akurat.
| S250298 | SKR-2024 MUS k | Perpustakaan Universitas Handayani Makassar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain